Rabu, 25 April 2012

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Selat Sunda Selengkapnya mengenai BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Selat Sunda | Serang

Kabar6-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Serang, menyebutkan gelombang 3 sampai 5 meter dapat terjadi di perairan Lampung Barat, Selat Sunda Selatan, perairan Selatan Banten hingga Perairan Selatan Jawa Tengah, Laut Jawa Bagian Tengah hingga perairan Kangean, perairan Utara Jawa Tengah hingga Utara Jawa timur, perairan Sulawesi Selatan. Menurut Kepala BMKG Serang, Parmin, pihak BMKG telah mengeluarkan peringatan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, pengusaha, nelayan dan masyarakat luas mengenai tingginya gelombang yang terjadi di Selat Sunda yang mencapai 3 sampai dengan 5 meter. “Di Banten Selatan gelombang air bisa mencapai 4 sampai dengan 5 meter,” kata Parmin. Parmin mengimbau masyarakat yang tinggal di pesisir pantai, untuk lebih berhati-hati. Karena, pada saat ini air sudah naik. Bahkan, nelayan diminta tidak melaut, karena gelombang air masih dianggap berbahaya bagi nelayan untuk mencari ikan. “Tinggi gelombang di Banten Utara mencapai 3 sampai 4 meteran,” katanya. Tinggi gelombang tersebut, lanjut Parmin, diperkirakan masih bisa terjadi hingga tanggal 31 Januari mendatang. Namun, apabila ada perubahan pihak BMKG pasti akan memberikan pemberitahuan. “Gelombang tinggi masih bisa terjadi, hingga akhir bulan Januari,” katanya. MERAK PADAT Gelombang tinggi disertai angin kencang di perairan Selat Sunda menyebabkan aktivitas pelayaran Pelabuhan Merak – Bakauheuni, Lampung, terganggu. Gelombang setinggi lebih dari 4 meter mengakibatkan kapal-kapal roro kesulitan sandar. Akibatnya kendaraan truk yang akan menyeberang menuju Pulau Sumatera masih tertahan di dermaga Pelabuhan Merak. “Memang masih ada penumpukan truk, tapi tidak separah beberapa hari sebelumnya hingga keluar areal pelabuhan. Saat ini penumpukan truk hanya ada di dermaga saja. Dan itu tidak semuanya penuh, untuk dermaga 5 masih kosong,” terang La Mane, Kepala Cabang PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Rabu (25/1). Meski kondisi cuaca di perairan Selat Sunda saat ini masih belum normal, namun pihak ASDP Merak tetap mengoptimalkan jadwal pelayaran dengan mengoperasikan 5 dermaga. “Ketinggian gelombang berangsur turun, makanya kita optimalkan pelayaran untuk menghindari terjadi kepadatan kendaraan di Merak. Namun kita tetap himbau kepada nakhoda kapal roro tetap waspada saat beraktivitas di laut,” tegas La Mane seraya mengatakan kapal yang dioperasikan sebanyak 22 unit.(pk/zul) Selengkapnya mengenai BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Selat Sunda | Serang by www.kabar6.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar