Selasa, 22 Januari 2013
Sistem Drainase Tidak Terintegrasi, Pengembang Turut Perburuk Banjir
TANGSELOKE.com- Pemerintah Kota Tangsel menuding pengembang perumahan nakal turut andil dalam memperburuk musibah banjir. Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany mengatakan banjir turut disebabkan adanya pengembang perumahan yang tidak membuat saluran air atau membuat saluran air asal-asalan saja.
“Setelah saya turun ke lapangan, ternyata ada drainase dari pengembangan perumahan yang tidak terintegrasi dan dibuat secara asal-asalan,” kata Airin Rachmi Diany (17/1). Akibat dari tidak terintegrasinya drainase, kata Airin, menyebabkan air meluap ke jalan dan rumah warga sekitar.
Pemkot Tangerang Selatan pun telah memberikan teguran kepada pengembang perumahan yang berada di kawasan Bintaro itu. “Kedepannya, perizinan akan lebih ketat agar tidak ada kejadian seperti ini,” katanya.
Penyebab lain banjir, lanjut Airin, adalah karena saluran drainase yang kecil dan kali yang masih dalam proses normalisasi. “Kami sudah berkoordinasi dengan Pemprov Banten agar ukuran kali di Tangsel dapat dilebarkan. Ada lahan yang perlu dibebaskan,” ujar Airin.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemkot Tangsel terdapat 31 titik banjir di Kota Tangerang Selatan. Kepala Seksi Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan, Rokhman menuturkan, beberapa titik yang diwaspadai yakni perumahan Villa Mutiara Kayu Gede I, perumahan Sekretaris Negara, Pondok Maharta, Taman Mangu Permai, Pondok Pucung Indah II dan Makam ABRI.
Selain itu, Perumahan Pondok Payung Mas, Inhutani, Pondok Hijau, Cirendeu, Bukit Nusa Indah, Griya Bintaro, Ciputat Baru, jalan Arya Putra, Rooswood Garden, jalan Raya Maruga perumahan Puri Bintaro Indah. Kecamatan Serpong di ruas Tol BSD KM 8. BPBD juga memantau ketinggian air di situ agar dapat diantisipasi jika terjadinya luapan. (SN/TO)
APBD 2013 Kota Tangerang Selatan Ketuk Palu
abar6-Rapat paripurna persetujuan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Kota Tangerang Selatan menjadi APBD 2013 mundur dari jadwal semula.
Kegiatan yang awalnya diagendakan pukul 10.00 WIB baru bisa dilangsungkan pada dua jam lebih kemudian.
"Saya mohon maaf karena undangan baru bisa disampaikan sekarang," ujar Ketua DPRD Kota Tangsel, Bambang P Rachmadi, Senin,(10/12/2012)
Ditempat sama, Wakil Ketua II DPRD, Syihabudin Hasyim, dalam laporannya mengatakan, dalam pelaksanaan APBD 2013 terjadi beberapa perkembangan situasi dan kondisi.
Mengakibatkan perlunya dilakukan penganggaran karena adanya kebutuhan peningkatan prioritas.
Diantaranya, peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintah daerah. Mendesaknya peningkatan kualitas infrastruktur dasar. Peningkatan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan. Peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Badan Anggaran DPRD telah melakukan pembahasan, pengkajian, pendalaman dan uji materi baik secara internal maupun eksternal," jelasnya.
Proses pembahasan R-APBD 2013, lanjut Syihabudin, dilaksanakan dalam beberapa tahapan penting. Penyerahan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) melalui rapat badan musyawarah pada Kamis (04/10/2012).
"Finalisasi Raperda APBD Kota Tangerang Selatan tahun anggaran 2013 oleh Badan Anggaran bersama TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Sabtu, 08 Desember 2012," ujarnya.(yud)
Senin, 21 Januari 2013
Mengais Rezeki di Tengah Banjir
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bagi sebagian orang, banjir merupakan musibah karena tidak bisa bebas beraktivitas. Namun hal itu tidak terjadi pada Ibnu (27) penarik gerobak pengangkut motor yang mencari peruntungan di depan Perumahan Ciledug Indah 1.
Sudah sejak Senin (14/1) banjir melanda di Perumahan Ciledug Indah 1 dan 2, namun ketinggian air mengalami peningkatan signifikan sejak Kamis (17/1) yang mencapai satu meter. Tidak hanya itu, jalanan di depan Perumahan Ciledug Indah 1 dan 2 (Jalan Hasyim Ashari) tergenangi air setinggi 50-60 centimeter.
Kondisi jalan yang tertutupi air tersebut membuat kendaraan terhambat untuk berjalan, terutama sepeda motor.
Melihat kondisi itu, Ibnu melihat peluang untuk memanfaatkannya dengan mengangkut motor di gerobak besinya. Gerobak yang biasa dia gunakan untuk mencari barang bekas, diubahnya untuk mengangkut sepeda motor.
Sebatang kayu sepanjang sekitar 50 centimeter diletakkan di atas gerobak Ibnu untuk menaikkan badan motor agar tidak terendam air. "Paling banyak mengangkut motor jenis bebek, kalau motor besar jarang karena mereka berani menembus banjir," ujar Ibnu saat ditemui di depan Perumahan Ciledug Indah 1 Kota Tangerang, Kamis (17/1).
Hampir setiap tahun kedua perumahan itu menjadi langganan banjir, bahkan di tahun 2007 ketinggian air mencapai dua meter. Ibnu mengaku baru tahun ini dirinya memanfaatkan momen banjir di wilayah itu. Dia beralasan ingin menambah penghasilan karena untuk menutupi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
"Sekali angkut tarifnya bervariasi ada Rp 20.000 dan Rp 25.000," ujarnya.
Dia mengatakan sehari bisa mengantongi pendapatan senilai Rp 300.000. Namun jumlah itu menurut Ibnu harus dibagi dengan empat temannya yang membantu proses pengangkutan tersebut.
Menurut dia, proses pengangkutan itu harus dilakukan tiga orang karena beban motor yang diangkut sangat berat dan medan perjalanannya juga tidak selalu lancar. Hal itu menurut dia jalan tidak rata dan bisa mengakibatkan gerobaknya tidak seimbang.
"Kami mengangkut sekitar 500 meter lebih dan saya rasa tarif itu wajar," ungkapnya.
Penarik gerobak pengangkut motor yang lain Muhammad Nurodin (54) mengaku setiap kali banjir dirinya memanfaatkan momen tersebut. Hal itu dilakukannya untuk menutupi kebutuhannya seharinya yang tidak bekerja tetap.
"Saya diajak teman untuk menarik gerobak, lumayan untuk menambah penghasilan," ujar Nurodin.
Gerobak yang digunakannya menurut dia biasanya digunakan untuk mencari barang bekas. Dia mengatakan sudah sejak Selasa (15/1) dirinya mencari rezeki dengan cara tersebut dan hasilnya dibagi tiga dengan temannya.
"Sehari bisa dapat Rp 300.000 tapi itu kan harus dibagi dengan tiga orang," kata pria yang tinggal di Kampung Dukuh Kota Tangerang itu.
Jasa gerobak pengangkut motor disaat hujan memang banyak di wilayah tersebut, jumlahnya sekitar 30 gerobak. Tentu hal itu menimbulkan persaingan diantara mereka.
Nurodin pun mengakui adanya persaingan tersebut, tetapi dia menganggapnya bukan masalah yang serius. Karena dia berkeyakinan rezeki yang didapatkannya sudah diatur tuhan.
"Ya tentu bersaing, tapi kan sudah ada rezekinya masing-masing," katanya.
Pengendara motor mengaku terbantu
Para pemotor mengaku terbantu dengan kehadiran jasa gerobak pengangkut motor itu misalnya Robi (29) yang menggunakan jasa tersebut untuk menghindari mesin terkena air banjir.
Menurut dia ,risiko masuknya air kedalam motornya sangat membahayakan karena bisa menghambat aktivitasnya untuk mengantarkan barang dari Jakarta ke wilayah Tangerang. Oleh karena itu, dia memilih menggunakan jasa tersebut.
"Tarifnya Rp 30.000, dan saya memilih menggunakan jasa itu karena banjir ketinggiannya sampai lutut sehingga motor bisa mogok," kata Robi.
Pemotor lain Najib (45) mengaku menggunakan jasa tersebut untuk mempersingkat lamanya perjalanannya menuju Cipondoh. Dia hendak menuju Cipondoh Kota Tangerang dari wilayah Meruya Jakarta Barat.
Menurut Najib, Jalan Hasyim Ashari Kota Tangerang merupakan akses jalan tercepat untuk menuju Cipondoh. Karena itu dia menilai apapun yang terjadi lebih baik dihadapinya termasuk genangan air yang mencapai 60 centimeter itu.
"Daripada muter lebih baik saya menggunakan gerobak ini karena bisa mempersingkat waktu jika lewat jalan ini," katanya.
Dia merasa heran karena air pada hari Kamis (17/1) pukul 06.00 WIB tidak setinggi siang hari. Najib yang saat ditemui beserta anaknya menuju Cipondoh mengaku tidak keberatan dengan tarif yang ditetapkan penarik gerobak pengangkut motor itu sebesar Rp20.000. Nilai itu menurut dia sebanding dengan tenaga yang dikeluarkan mereka mengangkut motor jenis bebeknya.
"Tidak mahal tarif yang mereka kenakan karena sebanding," katanya.
Namun diantara banyak pemotor yang menggunakan jasa itu, ada seorang pemotor yang tampak tergopoh-gopoh mendorong sepeda motornya. Sebuah motor matic warna merah didorong Lilik (29) sejauh sekitar 200 meter hingga sampai di jembatan depan pintu masuk Perumahan Ciledug Indah 1. Lilik mencoba menerobos genangan air di Jalan Hasyim Ashari khususnya antara Perumahan Ciledug Indah 1 hingga Ciledug Indah 2 namun tidak berhasil.
"Saya tidak pakai gerobak karena mikirnya tidak terlalu dalam namun di tengah jalan genangan air hingga lutut," tandasnya.
Lilik memilih mendiamkan motornya itu sekitar lima menit agar air yang masuk ke dalam motornya bisa keluar lalu dihidupkannya kembali. Ternyata setelah menunggu itu, dihidupkannya motor itu dengan "electric starter" dan kemudian menyala normal.
"Biasanya kalau kena banjir saya diamkan dulu baru dinyalakan," ungkapnya.
Lilik merupakan pegawai di sebuah perusahaan yang ada di Summarecon Gading Serpong Kota Tangerang Selatan. Dia menilai akses tercepat dari Jakarta yang menjadi tempat tinggalnya, menuju tempat kerjanya adalah jalan tersebut.
Jalan Hasyim Ashari khusus di depan Perumahan Ciledug Indah 1 dan 2 merupakan akses utama warga Tangerang menuju berbagai wilayah di Jakarta atau pun sebaliknya. Hujan yang terus mengguyur wilayah itu menyebabkan aliran sungai di depan Perumahan Ciledug Indah 1 meluap dan memasuki wilayah perumahan serta jalan raya.
Hikmah dari setiap kejadian pasti ada, termasuk musibah banjir. Ada yang bergumam kesal namun ada juga yang mencari rezeki diderasnya banjir yang melanda sebuah wilayah.
47 Jalan di Kota Tangerang Rusak Akibat Banjir
TANGERANG-Banjir yang terjadi beberapa hari di Kota Tangerang telah menyebabkan sejumlah jalan rusak. Bahkan Dinas PU Bina Marga, Kota Tangerang mencatat ada 47 jalan yang rusak lantaran banjir, Sebegitu mudahnya, jalan tersebut rusak karena banjir?
Kepala Bida Bina Marga, Dinas PU Binar Marga Kota Tangerang Herry C Trunajaya menyatakan, kerusakan jalan memang dipicu oleh air.
"Karenanya, kondisi jalan saat ini banyak yang berlubang di beberapa titik umumnya adalah titik tergenang air," ucap Herry.
Ke- 47 ruas jalan yang mengalami kerusakan ringan sampai sedang diantaranya adalah, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan M Yamin, Jalan TMP Taruna, Jalan Daan Mogot, Jalan Husein Sastranegara, dan Jalan Suryadharma.
"Kerusakan yang terjadi umum-nya berlubang, karena curah hujan yang tinggi," ujarnya.
Sedangkan untuk jembatan, lanjut Herry, setidaknya ada 10 jembatan yang mengalami kerusakan, diantaranya yaitu Jembatan Satria, Jembatan Pintu Air 10 (Kecamatan Karawaci), Jembatan Bayur (Kecamatan Periuk) dan Jembatan Tanah Tinggi (Kecamatan Tangerang).
"Untuk jalan, saat ini kami sedang melakukan perbaikan sementara dengan menggunakan paving blok, karena untuk pengaspalan tidak bisa dilakukan mengingat curah hujan masih cukup tinggi," ucapnya.
Menurut Herry, untuk jalan yang sering tergenang air, pihaknya melakukan penyodetan aspal. Hal ini dilakukan agar air yang menggenangi badan jalan bisa dialirkan ke saluran air. "Kalau dihitung, total kerusakan tidak sampai 10 persennya dari total panjang jalan yang ada di Kota Tangerang," ucapnya. (DRA)
2 3
"Pak, Lapar Pak..."
Sejak banjir mulai merendam pada Kamis (17/1/2013), baru pada Senin (21/1/2013), air mulai surut dan memungkinkan korban banjir di Kampung Muara Baru, yang berbatasan dengan Pelabuhan Muara Baru tersentuh bantuan. Pada Senin (21/1/2013) siang, Kompas.com ikut bersama rombongan Brimob mengantar bantuan perahu karet untuk proses evakuasi.
Dengan dua buah truk dan sebuah mobil pick up, rombongan Brimob harus bersusah payah untuk sampai ke kawasan Pelabuhan Muara Baru, titik aman yang terbebas dari genangan air, berbatasan langsung dengan Kampung Muara Baru.
Di sepanjang jalan, dari Jalan Raya Pluit, Kecamatan Penjaringan, sampai ke Pelabuhan Muara Baru, ratusan warga mencoba mencegat rombongan Brimob. Padahal, rombongan tidak terlalu banyak membawa bahan makanan karena tujuan utamanya adalah untuk meninjau kondisi banjir, dan memberikan bantuan perahu karet.
Seluruh anggota Brimob yang ikut dalam rombongan tampak kikuk menghadapi permintaan warga. Di satu sisi ingin membantu, tapi di sisi lain sadar akan potensi kericuhan yang terjadi bila tak semua warga menerima bantuan.
"Pak lapar pak, lapar, Pak," kata beberapa anak korban banjir di Muara Baru.
Lebih dari itu, puluhan warga mencoba menaiki truk Brimob dari belakang. Alasannya, para warga mengira rombongan Brimob membawa banyak bantuan dalam bentuk makanan dan obat-obatan. Namun, fakta berbanding sebaliknya.
Para warga yang telanjur naik di dalam truk rombongan, dan ikut sampai ke Pelabuhan Muara Baru, menumpahkan keluh kesahnya kepada anggota Brimob. Namun, tetap saja terbatasnya stok makanan yang dibawa memaksa proses pembagian makanan dibagikan dengan super selektif. Anak-anak dan orangtua adalah prioritasnya.
Setibanya di Pelabuhan Muara Baru, ratusan warga setempat langsung berlarian menuju rombongan Brimob. Para warga masih saja berharap mendapatkan bahan makanan dan obat-obatan dari rombongan Brimob yang datang.
Beberapa anggota Brimob tampak memberikan beberapa bungkus roti isi coklat kepada anak-anak di lokasi. Hingga pukul 15.00 WIB, para warga yang ikut naik dalam truk Brimob masih bertahan di Polsek Wilayah Muara Baru.
Bantuan tak mereka dapat, dan kembali ke rumah pun harus menunggu rombongan Brimob ini kembali. Mengingat jarak tempuh cukup jauh, ditambah ketinggian air banjir sampai pukul 15.00 WIB masih mencapai sekitar 80 sentimeter.
Mobil yang Terperangkap Ditarik dari UOB Plaza
Mobil dikeluarkan dengan cara ditarik oleh mobil derek. Mobil yang keluar berwarna kecokelatan karena bercampur dengan lumpur di lantai basemen. Mobil lantas diletakkan di area parkir belakang gedung ini.
Saat ini, penyedotan air oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta, juga masih tetap berlangsung.
Rabu, 05 Desember 2012
Pamulang, Seruu.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Banten, menyiapkan aula Kecamatan Ciputat untuk ruang alternatif bagi siswa SDN Serua 1 dan SDN Serua 4 bila terjadi banjir. "Bila memang ruang kelas banjir, nantinya bisa dipindah ke aula kecamatan Ciputat," kata Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie di Tangerang, Sabtu (21/4/2012).
Pernyataan Benyamin terkait banjir di SDN Serua 1 dan SDN Serua 4 yang berada di Kecamatan Ciputat pada Kamis (19/4). Akibatnya, 300 siswa dari kedua sekolah dasar tersebut diliburkan akibat ruang kelas terendam air termasuk bangku belajar yang terbawa arus air.
Adapun penyebab banjir adalah karena jebolnya tanggul yang berada di belakang sekolah sehingga air dari rawa masuk ke area sekolah. Benyamin mengatakan, pemindahan belajar dimaksudkan agar kegiatan belajar siswa tidak terganggu. Apalagi dalam dua minggu ke depan, para siswa akan melaksanakan ujian.
Sehingga, perlu ada persiapan dini guna memberikan kenyamanan siswa. Termasuk distribusi logistik agar tidak rusak saat hujan turun. "Kami akan perintahkan Dinas Pendidikan untuk memberikan perhatian lebih kepada infrastruktur dan kenyamanan belajar siswa," katanya.
Kepala Sekolah SDN IV Serua, Nuradi Mahim menuturkan sekolah tersebut selalu dilanda banjir dikarenakan keberadaan di bawah jalan. Namun, banjir tidak akan parah, lantaran saluran drainase jalan di Kelurahan Serua sudah diperbaiki. "Mungkin kalaupun banjir tidak akan parah seperti tahun-tahun sebelumnya. Kebetulan karena posisi sekolah berada di bawah badan jalan jadi air pasti mengalir ke bawah," katanya. [ndis]
Warga Tangsel Masih Cemaskan Banjir
TANGSEL (KabarPublik) – Hujan yang terus-menerus mengguyur Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadikan warga kian cemas. Sebab, ancaman banjir sewaktu-waktu bisa terjadi. Hal ini seperti kecemasan warga yang tinggal di Kelurahan Serua Kecamatan Ciputat. Setiap kali hujan deras mengguyur, jalan utama kawasan itu yakni Jalan Raya Aria Putra selalu terendam banjir hingga sepinggang orang dewasa.
Akibatnya, lalu lintas melalui kawasan itu lumpuh total. Padahal, keberadaan Jalan Aria Putra sangat strategis yakni menghubungkan Ciputat dengan Kecamatan Pondok Aren. “Ini akibat pembangunan perumahan yang tidak memperhatikan lingkungan sehingga banjir terjadi,” ujar Tio, pemuda setempat.
Padahal sebelumnya kawasan itu dikenal tidak pernah mengalami banjir meski hujan deras mengguyur sekalipun. Dari penuturan warga setempat, hal ini terjadi akibat adanya aliran sungai yang dibelokkan oleh salah satu pengembang karena lokasi sekitar akan dibangun perumahan. “Kami sudah adukan ini kepada Pemkot Tangsel, namun sampai sekarang tindak lanjutnya belum maksimal,” tutur warga setempat.
Ancaman banjir juga menghantui warga yang tinggal di Perumahan Bukit Pamulang Indah (BPI) Kecamatan Pamulang. Perumahan ini memang dikenal menjadi langganan banjir setiap kali musim hujan tiba. Meski sudah dibangun tanggul-tanggung pasir yang dimasukkan karung, namun tetap saja air bisa menerobos masuk. “Seperti minggu lalu, banyak warga di sini terpaksa mengungsi akibat kebanjiran,” tutur Sunarto, warga setempat.
Sementara, Kelurahan Cireundeu Kecamatan Ciputat Timur sejak sepekan terakhir terus melakukan antisipasi banjir. Bersama-sama warga, Lurah setempat, Suharto Mardjuki secara marathon melakukan pembersihan kali yang melintasi wilayah tersebut. “Kami bersihkan sampah-sampahnya agar tidak memampetkan air. Sebab, salah satu penyebab banjir akibat aliran air yang tidak lancar akibat sampah,” terangnya.
Di sisi lain, pihaknya secara door to door juga berkeliling ke rumah warga untuk memberi himbauan agar tidak membuang sampah sembarangan, salah satunya di sepanjang sungai. | putra
Proaktif Dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Banjir
Serpong, Web Tangsel - Memasuki musim hujan Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengantisipasi terjadinya bencana banjir. Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tanpa kecuali diminta agar mempersiapkan diri sesuai dengan tugas fungsinya masing-masing terhadap kemungkinan ancaman bahaya banjir.
Demikian disampaikan Wakil Walikota Tangerang Selatan - Benyamin Davnie, saat memimpin rapat koordinasi di Telaga Seafood, Jum'at, 2 Oktober 2012. "Ketika bencana terjadi, semua SKPD harus ikut berperan," pesannya.
Kolektifitas pencegahan dan penanggulangan musibah banjir ini, terang Wakil Walikota, harus berjalan efektif dan efisien. Ia mengingatkan kepada setiap SKPD untuk lebih peduli dengan banjir. Meski tugas pokok dan fungsi yang ada tidak terkait langsung tetapi tetap menjadi tanggung jawab bersama. Dinas Perhubungan harus proaktif ketika terjadi banjir, karena peristiwa banjir akan diikuti dengan kemacetan lalu lintas. Dinas Kesehatan dan RSU serta Dinas Sosial harus siap siaga dengan layanan kesehatan dan koordinasi penyaluran bantuan ketika banjir terjadi, dan sebagainya. "Pokoknya setiap SKPD harus proaktif mengambil bagian dalam menghadapi musim penghujan ini." tegas Wakil Walikota.
Masih menurut Wakil Walikota Benyamin, dalam setiap bencana alam terjadi, ada beberapa fase langkah penanggulangan yakni, sebelum terjadi bencana, ketika terjadi, dan pascabencana. Sebelum terjadi, menjadi tanggung jawab Dinas Bina Marga dan. Sumber Daya Air serta Dinas Tata Kota, Bangunan, dan Pemukiman untuk melakukan langkah pencegahan. Ketika terjadi bencana, maka semua kegiatan SKPD berada di bawah koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Wakil Walikota juga mengarahkan agar BPBD senantiasa menjalin komunikasi dengan BMKG dalam memantau perkembangan cuaca dari waktu ke waktu.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang Logistik BPBD - Bambang Hartoko, menerangkan, selama Februari hingga September kejadian banjir masih tinggi. "Semua kejadian ini kita peroleh dari Tim Reaksi Cepat (TRC) yang ada di BPBD. Karena mereka yang melaporkan setiap kejadian," ujarnya.
TRC, kata Bambang mencatat setiap bencana yang terjadi. Walau, bencana tersebut terjadi dengan skala kecil. Dari catatan itu, lanjutnya bencana yang mendominasi adalah banjir. "Karena banjir kejadiannya paling banyak. Banjir tejadi 79 kali, tanah longsor empat kali, dan puting beliung dua kali," jelasnya.
Dari banyaknya kejadian banjir tersebut, BPDB telah mencatat intensitasnya di masing-masing kecamatan. Pertama, di Kecamatan Pamulang. Selama 2012 ini, terjadi 24 kali banjir. Kejadian ini, datang setiap turun hujan. "Jumlahnya sama dengan Kecamatan Ciputat, selama delapan bulan terjadi 24 kali banjir," imbuhnya.
Lalu, di Kecamatan Ciputat Timur terjadi 12 kali, Serpong 2 kali, Serpong Utara 3 kali, Setu dan Pondok Aren masing-masing terjadi 9 dan 10 kali. Dari jumlah kejadian itu, penyebab terbesarnya karena kondisi saluran air yang kurang normal. Sehingga, air hujan meluap ke jalan dan menyebabkan banjir. "Jadi, ada sekitar 31 titik banjir yang menjadi penyebabkan banjir di Tangsel," katanya.
Bambang melanjutkan, walau jumlah banjir masih tinggi kasusnya cenderung aman. Dalam hal ini, tidak ada banjir yang menyebabkan kerugian materil lebih banyak. "Sebetulnya, banyaknya kejadian itu karena banjir kecil saja kita laporkan," terangnya. Pada kesempatan rakor tersebut, Kepala Bidang Suber Daya Air - Ajiawan memaparkan pula kondisi fisik wilayah Kota Tangerang Selatan yang menjadi sumber penyebab banjir, titik-titik lokasi rawan banjir pada setiap Kecamatan, serta langkah-langkah yang telah dilakukan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Tangsel dalam upaya mengantisipasi dan menanggulangi banjir di Kota Tangerang Selatan.(bpti-ts)
Jumat, 16 November 2012
Novie Amelia Wanita Berbekini Tabrak 7 Orang Novie Amelia Wanita Berbekini Tabrak 7 Orang
Novie Amelia - Jakarta - Sebelum menabrak tujuh pengguna jalan, pada Kamis (11/10/2012) kemarin, Novie Amelia (25), sempat beberapa kali mengupdate status di akun Twitternya dengan kalimat-kalimat yang galau. Model majalan pria dewasa itu juga sempat memposting foto terakhirnya sebelum kecelakaan terjadi.
Di halaman akun twitternya, Novi diketahui empat kali mengupdate statusnya dengan kata-kata, 'On the way', 'Bingung', Me love you', dan 'Just the way you are'. Beberapa hari sebelum kecelakaan terjadi atau pada tanggal 10 Oktober, Novi juga menulis kalimat-kalimat bernada depresi di akun twitter nya
Berdasarkan keterangan dari seorang fotografer yang mengenal Novi mengatakan, kabarnya model itu tengah mempunyai masalah terkait hubungan asmaranya. Namun tidak diketahui apakah aksi mengemudikan mobil secara ugal-ugalan pada Kamis kemarin terkait dengan masalah itu atau tidak. "Gak tahu juga apakah tindakannya kemarin menyangkut permasalahan yang dihadapi. Cuma kabarnya begitu,".
Sebelumnya diberitakan, aksi mengemudi 'ugal-ugalan' Novie terjadi pada Kamis sore, sekitar pukul 17.00 WIB. Mobil Honda Jazz merah bernopol B 1864 POP yang ditungganginya menabrak tujuh pengguna jalan di kawasan perempatan Jalan Ketapang, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.
Menurut seorang fotografer majalah pria dewasa,dikatakan:
"Dia lagi ada masalah sama pacarnya. Kayaknya sih baru putus," ungkapnya.
Dia mengatakan, model yang pernah difoto itu memiliki tato di bagian kakinya. Jika pengemudi setengah telanjang tersebut memiliki tato yang sama, berarti orang tersebut sama. Menurut pantauan Kompas.com, wanita pengendara Honda Jazz merah tersebut memiliki dua tato di tubuhnya. Tato pertama berada di bagian kaki dan tato lainnya ada di pergelangan tangan.
Sebelumnya, NA, pengemudi Jazz merah setengah telanjang, menabrak beberapa pengguna jalan di sepanjang Jalan Gajah Mada dekat Ketapang sampai Olimo. Korban yang mengalami luka di antaranya tukang kopi sepeda keliling, tukang somay, dua anggota polisi, dua pengendara motor, dan penumpang di dalam angkot.
Semalam, Novie Amelia dibawa ke Rumah Sakit Husada untuk menjalani tes urine dan tes darah. Novie sempat mengamuk dan berteriak-teriak. Saat diberikan baju untuk dipakai, dia menolak sehingga dua polwan terpaksa memaksanya.
Bang Haji Rhoma Irama nyalonin diri jadi Presiden? Ciyus? Miapah?
Membaca pemberitaan beberapa hari ini tentang Seorang Raja Dangdut Rhoma Irama ingin menjadi raja dangdut hanya 2 kata yang bisa saya katakan. ciyus? Miapah?
Tapi itulah cita-cita, kita tidak boleh untuk menyudutkan, menghina atau merendahkan apa yang ingin dicapai oleh Bang Haji Rhoma Irama (ini bukan berarti saya mendukung lho) nah untuk hal ini saya serahkan ahlinya saja, kita lihat hasil dari Vote yang dilakukan di pilihanindonesia.com . hasil untuk sementara sih masih banyak yang tidak setuju. jadi buat yang ingin memberi dukungan atau menolak silahkan ikutan vote.
Sabtu, 29 September 2012
Program Intensif SMAN 6 dan SMAN 70 Harus Dievaluasi
JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi tawuran antara siswa SMA Negeri 70 dan siswa SMA Negeri 6 yang kerap terjadi akhirnya memakan korban. Menanggapi hal ini, Dinas Pendidikan DKI Jakarta meminta dua sekolah tersebut untuk mengkaji ulang program kurikuler maupun ekstrakurikuler.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengatakan, sekolah tersebut harus segera melakukan evaluasi terhadap program yang dijalankan, mengingat kejadian tawuran seperti ini tidak berhenti terjadi bahkan hingga jatuh korban.
"Kalau sampai jatuh korban, berarti program intensif dua sekolah harus dievaluasi," kata Taufik saat dihubungi, Selasa (25/9/2012).
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya tidak berhenti menggagas program untuk meredakan konflik dua sekolah tersebut. Namun pihaknya meminta bantuan juga pada orang tua dan warga sekitar untuk terus mengawasi dan memantau perkembangan siswa dua sekolah ini.
"Ke depannya, kami mohon bantuan semua pihak termasuk orang tua dan masyarakat," ujar Taufik.
Untuk kasus kali ini, ia menyerahkan sepenuhnya pada pihak kepolisian karena telah masuk ranah pidana. Ia juga berharap agar pihak kepolisian dapat bertindak tegas dalam menangani kasus ini .
"Peristiwa ini menunjukkan masih mental yang labil yang diekspresikan dengan cara destruktif," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, aksi tawuran antara SMA Negeri 6 dan SMA Negeri 70 kembali pecah dan akhirnya memakan korban jiwa. Salah satu siswa kelas X SMA Negeri 6, Alawy Yusianto (15) tewas setelah dadanya mengalami luka parah akibat sabetan celurit yang dibawa oleh siswa SMA Negeri 70.
Dua terduga teroris rekan Toriq ditangkap di Bintaro
Densus 88 Mabes Polri kembali melakukan penangkapan terhadap dua orang yang diduga terlibat jaringan teroris. Mereka dibekuk di Jalan Jombang Raya, Sektor IX, Bintaro Tangerang Selatan.
"Ada dua yg ditangkap, hasil pengembangan Toriq. Pukul 13.00 WIB ini baru berlangsung, masih diperiksa keterlibatannya masih belum dipastikan perannya apa," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar di gedung Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (17/9).
Boy menambahkan, identitas kedua orang tersebut adalah A alias J (33) warga Tanah Sereal, Bogor dan A alias S. "Terkait bom Beji, surveillance dari Prabumulih, Sumatera Selatan. Perannya masih dalam pemeriksaan," ujarnya.
Saat ditangkap, kedua terduga teroris itu tidak melakukan perlawanan. "Keduanya asli warga Jakarta. Tetapi diketahui dan mulai surveillance pada saat di Sumsel," imbuhnya.
Saat ini, lanjut Boy, kedua orang tersebut sudah dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Soal barang bukti apakah ditemukan bahan peledak, Boy mengatakan "Sementara ini belum,"
Sementara itu, di tempat yang sama, Kapolri Jenderal Timur Pradopo membenarkan penangkapan itu. "Iya ada dua orang ditangkap siang tadi. Sekarang masih diperiksa," tukasnya.
Jokowi Akan Hadiri Penetapan Pemenang Pilkada DKI
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Calon Gubernur, Joko Widodo (kiri), dan Basuki T Purnama (kanan), melakukan debat calon gubernur dan wakil gubernur di Jakarta, Minggu (16/9/2012). Pasangan pasangan Jokowi-Ahok, bersama pasangan Foke-Nara, melaju ke putaran kedua pilkada DKI Jakarta, yang akan berlangsung pada 20 September mendatang
JAKARTA, KOMPAS.com — KPU DKI Jakarta akan menetapkan hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta, Sabtu (29/9/2012) ini. Rencananya, penetapan ini akan dihadiri semua pasangan calon dan wakil gubernur.
Joko Widodo atau Jokowi sudah memastikan diri untuk hadir dalam acara tersebut.
"Hari Sabtu (29/9/2012) ini pukul 09.00 WIB, Pak Jokowi akan hadir di Kantor KPUD Jakarta, Jl Budi Kemuliaan No 12, Jakarta Pusat," tulis anggota Tim Kampanye Jokowi-Basuki, Budi Purnomo Karjodihardjo, dalam pesan yang diterima Tribunnews.com.
Pada proses rekapitulasi penghitungan suara yang dilakukan KPU DKI, Jumat (28/9/2012) kemarin, pasangan calon nomor urut 1, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) tercatat mengantongi 2.120.815 suara atau 46,18 persen.
Sedangkan pasangan nomor urut 3, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok) mengantongi 2.472.130 suara atau 53,82 persen. Dengan begitu, pasangan Jokowi-Ahok keluar sebagai pemenang pilgub.
Jumlah pemilih dalam Pilkada DKI ini sebanyak 6.996.951 jiwa. Sedangkan jumlah surat suara yang digunakan sebanyak 4.667.941 surat. Dari jumlah itu, surat suara yang sah sebanyak 4.592.945 surat dan yang tidak sah 74.996 surat.
Heboh Mayat Jatuh dari Langit
Mayat diduga imigran gelap yang sembunyi di roda pesawat.
VIVAnews - Ketenangan sebuah daerah di pinggiran kota London, Inggris, terganggu saat sesosok mayat tiba-tiba jatuh dari langit. Polisi yang menyelidiki kasus ini kemudian menyimpulkan bahwa mayat tersebut adalah imigran gelap yang menumpang pesawat secara ilegal.
Diberitakan al-Arabiya yang mengutip koran The Sun, mayat yang terjun dari langit itu pertama kali diketahui oleh karyawan supermarket, Jamie Notley, pada Selasa 11 September 2012. Pemuda 19 tahun ini kaget saat mendengar suara benda jatuh yang sangat keras.
Setelah dihampiri, Jamie terkejut melihat mayat seorang kulit hitam sudah tergeletak di tanah. "Saya mencoba melihat apakah ada yang terluka. Tapi pemandangan yang ada sungguh mengerikan," kata dia.
Polisi yang menelusuri identitas mayat itu menjelaskan bahwa pria yang berumur sekitar 30 tahun itu adalah imigran gelap yang bersembunyi di roda pesawat. Pria tanpa nama yang diduga berasal dari Afrika Utara ini diperkirakan sudah meninggal sebelum akhirnya jatuh dari ketinggian 600 meter.
Lokasi jatuhnya sekitar 9 km dari bandara Heathrow. "Suhu pada roda pesawat mencapai -40°C di ketinggian. Jadi pada dasarnya dia kedinginan sampai mati. Tidak ada orang yang akan selamat di temperatur itu," kata Richard Taylor dari Otoritas Penerbangan Sipil London.
Taylor mengatakan ini bukan kali pertama imigran bersembunyi di roda pesawat. Dia mengatakan, biasanya para imigran tewas saat pesawat mendarat, terjepit struktur roda yang membuka.
Pesawat Jatuh di Bandung Air Show
Sabtu, 29 September 2012 | 14:26:49 WITA | 517 HITS
BANDUNG -- Petugas kini tengah mengevakuasi pesawat yang jatuh saat unjuk kebolehan bermanuver di hadapan ribuan pengunjung Bandung Air Show, Sabtu.
Menurut saksi mata, pesawat tiba-tba jatuh sekitar pukul 11.35 saat terbang rendah. Belum diketahui identitas maupun kondisi pilot pesawat nahas tersebut.
Namun jatuhnya pesawat menimbulkan asap hitam yang membumbung ke udara. Sementara lokasi jatuhnya pesawat itu berada jauh dari pengunjung, yakni di seberang landasan pacu bandara Husein Sastranegara.
Kejadian pesawat jatuh juga pernah terjadi acara Pameran Bandung Air Show (BAS) tahun 2010 lalu. Ketika itu pameran tetap dilanjutkan, namun manuver atraksi udara dihentikan.
Saat itu pesawat dipiloti oleh Ir Alexander Supeli, seorang pilot pesawat yang merupakan penerbang profesional.
Alex jatuh saat pesawat yang dikendarainya melakukan atraksi manuver inverted atau membalikkan pesawat di udara. Saat di ketinggian 116 meter di atas tanah, sayap kanan pesawat membentur tanah dan membuat pesawat tersungkur.
Jumat, 31 Agustus 2012
Satu Bulan Bebas,Ariel Belum Lapor Ke Bapas
VIVAlife - Sudah lebih dari satu bulan, vokalis NOAH, Ariel, keluar dari balik jeruji besi. Sesuai peraturan, Ariel yang keluar penjara tanggal 23 Juli 2012 ini seharusnya melapor kepada Bapas (Balai Pemasyarakatan) Bandung, 23 Agustus lalu.
Namun saat dikonfirmasi ke pihak Bapas Bandung, mantan suami Sarah Amalia belum juga melapor. Kepala Bapas Bandung Nurrudin yang ditemui di ruang kerjanya, mengatakan bahwa Ariel belum melakukan kegiatan wajib lapor usai pembebasan bersyarat bulan lalu.
"Belum ada laporan mengenai Ariel wajib lapor ke Bapas hingga hari ini, tanggal 27 Agustus 2012," ujar Nurrudin kepada VIVAlife, Senin, 27 Agustus 2012.
Nurrudin menyatakan, apabila mangkir selama tiga kali wajib lapor (tiga bulan berturut-turut) maka akan diberikan sanksi.
"Jika napi yang diberikan pembebasan bersyarat tidak melapor ke Bapas selama tiga kali berturut-turut maka akan diberikan sanksi tegas, berupa peringatan hingga penindakan," kata Nurrudin.
Pihak Bapas masih memberikan Ariel batas waktu selama sepekan setelah melewati tanggal 23 ini. Apabila lewat sepekan setelah tanggal 23 maka sanksi akan dikeluarkan.
"Satu minggu lewat tanggal 23 yakni tanggal 30 tidak melapor maka akan kita berikan surat dan sanksi administratifnya," ujar Nurrudin.
Minggu, 12 Agustus 2012
Pengumuman Cuti Bersama 2012 Untuk Hari Raya Tahun 2012
Hari Raya Lebaran
Lebaran adalah hari raya terbesar di Indonesia yang maayoritas penduduknya beragama Islam. Lebaran memperingati kemenangan umat Muslim menjalani bulan puasa. Hari libur resmi untuk Lebaran berlangsung 2 atau 3 hari, namun biasanya berbagai kegiatan bisnis, pendidikan, dan pemerintahan libur selama 1 minggu atau lebih.
Kapan Lebaran 2012?
Lebaran 2012, yaitu 1 Syawal 1433 Hijriyah di penanggalan Islam, diperkirakan jatuh pada hari Minggu, 19 August 2012. Tanggal pasti akan ditetapkan oleh pihak yang berwenang berdasarkan berbagai perhitungan dan posisi penampakan bulan.
Hari libur akan jatuh pada hari
Minggu, 19 Agustus 2012
Senin, 20 Augustus 2012
Selasa, 21 Agustus 2012 (Cuti Bersama)
Rabu, 22 Agustus 2012 (Cuti Bersama)
Perayaan Lebaran 2012
Lebaran 2012 adalah salah satu hari libur terpenting di Indonesia. Hari-hari menjelang lebaran, pusat perbelanjaan dan pasar-pasar di berbagai kota di Indonesia ramai dengan para pembeli yang membeli pakaian baru, alat sembahyang, pernak-pernik hiasan rumah, perhiasan emas dan perak, dan makanan lebaran.
Pada hari lebaran, umat Muslim bersembahyang di mesjid-mesjid dan bersedekah ke yang memerlukan. Anak-anak akan memohon maaf pada yang lebih tua. Orang-orang akan mengenakan pakaian baru dan bersilahturami saling mengunjungi.
Selamat Lebaran 2012
Sabtu, 11 Agustus 2012
Senin Depan, Saksi Kunci Kasus Simulator SIM Diperiksa Bareskrim
Jakarta Mabes Polri terus bergerak cepat dalam menangani kasus pengadaan driving simulation pengajuan SIM. Senin (13/8) depan, penyidik dari Bareskrim Mabes Polri akan memeriksa saksi kunci kasus ini, Sukotjo Bambang.
Sukotjo diketahui saat ini masih mendekam di dalam Rutan Kebon Waru, Bandung Jawa Barat. Ia berada di dalam penjara karena kasus penggelapan pengadaan driving simulation tersebut.
Nah, belum kelar urusan hukum di kasus tersebut, Sukotjo pun menjadi tersangka dalam pengadaan itu. Lucunya, ia menjadi tersangka di KPK dan Mabes Polri.
Namun khusus untuk pemeriksaan kali ini, pengusaha yang mengaku justru merugi banyak dalam pengadaan tersebut, akan diperiksa sebagai saksi oleh Bareskrim. Penyidik pun kali ini akan mendatangi Rutan Kebon Waru.
"Statusnya sebagai saksi, tapi saksi siapa? Saya nggak tahu," kata kuasa hukum Sukotjo, Erick S Paat, kepada detikcom, Sabtu (11/8/202).
Kali ini Erick memilih mempersilakan penyidik memeriksa kliennya di rutan. Terlebih lagi sudah ada surat tugas.
"Kalau ditolak kaya dulu, nanti kami dianggap menghalang-halangi lagi," tandasnya.
Sukotjo adalah Direktur Utama PT ITI sebagai subkontraktor proyek simulator SIM di Korlantas. Dia banyak bersuara soal kasus ini, termasuk pemberian sejumlah uang ke pejabat kepolisian.
Kini, Sukotjo mendekam di Rutan Kebon Waru karena menjalani hukuman atas laporan penggelapan yang dituduhkan oleh rekan bisnisnya, Budi Susanto. Budi adalah Direktur PT CMMA, pemenang tender proyek itu. Budi juga sudah jadi tersangka kasus simulator SIM di KPK dan Polri.
Jumat, 10 Agustus 2012
Pengadaan Simulator: Penyelenggara SIM Malah Raih Award Layanan Terbaik
JAKARTA– Meskipun tengah dililit kasus korupsi simulator SIM, satuan penyelenggara administrasi SIM (Satpas) Polda Metro Jaya justru terpilih sebagai unit yang paling favorit dalam kompetisi layanan publik yang diselenggarakan oleh Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) dan Open Government Indonesia.
Berdasarkan akumulasi suara pilihan masyarakat hingga penutupan di hari Senin (30/7/2012) pukul 12.00 WIB didapatkan layanan publik dengan suara terbanyak yakni pengurusan surat izin mengemudi dengan jumlah 7.492 suara.
Ketua Dewan Juri Kompetisi Layanan Publik Danang Girindrawardana mengatakan pengurusan SIM di Polda Metro Jaya diterapkan secara online dan tidak lagi menggunakan calo. Masyarakat juga bisa melihat materi uji dan hasilnya secara real time melalui situs yang disediakan.
“Pengurusan SIM di Polda Masyarakat paling disukai masyarakat dari seluruh peserta Kompetisi Layanan Publik,” ujarnya saat penyerahaan penghargaan kepada 10 pemenang oleh Wapres Boediono di Istana Wapres, hari ini.
Panitia menetapkan 10 pemenang dari kompetisi ini yang dinlai sudah menerapkan pelayanan secara transparan. Kompetisi ini diikuti Kompetisi diikui 62 unit layanan publik dari 34 kementerian/lembaga dalam perjalanan melalui seleksi dari tim juri yang kompeten dan independen selama April sampai Juli.
Dari 10 pemenang itu, dua instansi diantaranya dari Polri. Selain pengurusan SIM Polda Metro Jaya, layanan siaran langsung dan informasi melalui media social dari National Traffic Management Centre (NTMS) Polri juga terpilih menjadi pemenang.
Pada kesempatan itu, Wapres Boediono memberikan apresiasi kepada Kepolisian yang terus memperbaiki sistem pelayanan publik, meskipun lembaga itu kini mendapat sorotan tajam terkait kasus dugaan kasus korupsi di Korlantas Polri.
“Dalam suasana yang seperti ini, kita juga perlu memberikan apresiasi yang tulus kepada Polri yang sudah berupaya memperbaiki layanan. Memang di dalam dalam perlu perbaikan dan saya mendukung untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Boediono.
Wapres mengatakan dirinya sangat mendukung Polri dan instansi lain dalam memberikan perbaikan layanan kepada masyarakat sebagai upaya membangun demokrasi yang lebih baik dan transparan.
“Kalau ingin demokrasi berjalan berkelanjutan, maka dasarnya pemerintahan yang baik dan ini mendukung landasan demokrasi melalui komunikasi yang baik antara publik dan pemerintah,” kata Wapres.
Kepala Unit Kerja Presiden Bidang pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto mengatakan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik baik yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah di tingkat pusat maupun daerah.
“Secara umum pelayanan publik yang dilaksanakan instansi pemerintah sudah membaik, terutama sejak munculnya desakan dan sikap kritis masyarakat menyangkut perbaikan pelayanan,” kata Kuntoro.
Kuntoro mengatakan kejadian kasus korupsi di Korlantas Polri tidak mengurangi penilaian, karena pejabat NTMC dan Satpa SIM Polda Metro Jaya yang diduga terkait dengan kasus korupsi bukan pejabat yang mengikuti kompetisi open government.
“Kantor yang mengelola proses pengadaan simulator SIM dan kantor yang mengelola penerbitan SIM dan NTMC berbeda, jadi tidak terkait,” katanya.
Berikut Top 10 layanan paling transparan dan progresif
1. Inatrade – Kementerian Perdagangaan 2. Sistem Penerbitan Paspor – Kantor Imigrasi Jakarta Selatan 3. Beasiswa Bidik Misi – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 4. Perizinan Frekuensi Radio – Kementerian Komunikasi dan Informatika 5. National Trafiic Management Center – Kepolisian RI 6. Notofikasi Kosmetika – BPOM 7. Penilaian Keamanan Pangan – BPOM 8. Satuan penyelenggaran administrasi SIM – Kepolisian RI 9. Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi – Kementerian PU 10. Kantor Pertanahan Jakarta Barat – BPN (Asep Dadan Muhanda/spr)
Langganan:
Postingan (Atom)

